Abdul Gaffar Karim

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
<< BERANDA


‘I still call Australia home’

Oleh: Abdul Gaffar Karim - 26• Jan•08

Tanggal 26 Januari adalah Australia Day, yang dirayakan untuk memperingati hari berlabuhnya rombongan pertama para tahanan asal Inggris yang dibuang di Sydney tahun 1788. Rombongan ini dipimpin oleh Kapten Arthur Phillip, yang kelak akan menjadi gubernur New South Wales yang pertama.

Australia Day ini dirayakan sama meriahnya dengan 17 Agustus di Indonesia, atau 4 Juli di Amerika. Tradisi perayaan Australia Day di seluruh Australia dimulai sejak tahun 1935. Mulai tahun 1994, hari ini (atau hari sebelum atau sesudahnya jika kebetulan tanggal ini jatuh di akhir pekan) dijadikan hari libur nasional.

Salah satu lagu yang kerap dinyanyikan di Australia Day adalah I still call Australia home karya Peter Allen. Lagu ini juga pernah digunakan iklan Qantas.

 

I still call Australia home

I’ve been to cities that never close down
From New York to Rio and old London town
But no matter how far or how wide I roam
I still call Australia home.

I’m always traveling – I love being free
And so I keep leaving the sun and the sea
But my heart lies waiting, over the foam
I still call Australia home.

All the sons and daughters, spinning ’round the world
Away from their family and friends
But as the world gets older, and colder
Its good to know where your journey ends.

And some day we’ll all be together once more
When all the ships come back to the shore
I’ll realise something I’ve always known
I still call Australia home

 

 

Bookmark and Share

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Komen

  1. Bayu Dardias says:

    Setelah menonton Fireworks di Lake Burley Griffin, Canberra pada Australia Day, banyak pertanyaan yang muncul di kepala. Salah satunya adalah, apa yang membuat orang Australia bangga betul menjadi Australia? Mengapa mereka tidak protes ketika jutaan dollar dihabiskan dengan dibakar di firework?
    Mbuh, Australia aneh walau menyenangkan

  2. boed says:

    Wah Pak Gaffar,

    Jadi inget masa-masa itu.
    Brisbane menurut saya penuh dengan orang-orang yg civilized. Mungkin karena kota kecil ya?

    Jadi pengin ke sana lagi.
    😀

  3. jojo setiawan says:

    saya berkenalan dengan beberapa teman bule dari australia. Mereka adalah mahasiswa- mahasiswi dari beberapa universitas di australia yang dituntut untuk belajar bahasa indonesia disini (Indonesia). Kira- kira sebulan yg lalu, saya diundang oleh mereka dalam sebuah perayaan kecil yang bernama “Australia day.” Benar saja, beberapa dari mereka tampak gembira merayakan hari penting tersebut meskipun mereka merayakannya di negri orang. Yang membuat saya heran, ada salah satu teman dari australia yang berkata kepada saya, “it is my first time celebrating the australia day.” Lalu bagaimana pak Gaffar bisa mengklaim bahwa Australia day sangat spesial bagi The australians, jika ada orang Australia asli saja baru merayakanya untuk yang pertamakali, padahal dia sudah berusia 22 tahun sekarang.

    Salam

    Gaffar:Ada dua hal boss. Pertama, tentu selalu ada perkecualian. Kalau saya katakan Australia Day itu dirayakan meriah di Australia, pasti ada individu yg tak sungguh2 merayakannya. Kalau anda baru lihat 1 orang yg tdk merayakan, sy melihat ribuan org yg merayakan :-)) Sama kalau kita bilang, acara Agustusan di kampung kita dirayakan sangat meriah, bukan berarti seluruh orang turut merayakannya. Kedua, ‘merayakan’ itu bisa berarti formal, bisa berarti informal. Bisa saja teman anda itu bermaksud tak pernah merayakannya dengan ikut kumpul2 (apalagi secara formal). Yang banyak dilakukan org di sini, Australia Day itu dirayakan dengan pergi ke taman, nonton kembang api di kejauhan, BBQ di taman itu, dst. Coba tanya teman anda itu, pernah nonton kembang api atau BBQ saat Australia Day nggak :-))

  4. Arif says:

    lagu ini bagus banget… ingat zaman SMP, iklan Qantas itu berulang kali tampil di tivi kita…
    macam-macam versinya, bagus-bagus. 🙂
    thanks Pak Ghaffar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *