Abdul Gaffar Karim

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Archive for the 'Sosok' Category

Sore di Kakaskasen

Tadi malam saya berusaha mengingat-ingat dan mencari tahu lewat google, bagaimana sebenarnya hidung kita mendeteksi bebauan, dan mengapa bebauan itu sangat mudah memanggil kenangan. Saya menemukan beberapa info tentang bagaimana nostril kita bekerja untuk mengenali dan mendefinisikan bebauan. Saya menemukan pula bahwa kenangan yang datang karena kita mencium bebauan itu kerap disebut pula sebagai Proustian […]

Read the rest of this entry »

Perempuan di Jagad Maya

Saya mengagumi banyak sekali figur perempuan dalam sejarah dan peradaban manusia. Saya menghormati perempuan agung, Maryam binti Imran, yang kisahnya diabadikan sebagian dalam surat Ali Imran, dan terlebih lagi dalam surat Maryam yang memang didedikasikan padanya. Saya mengagumi keteguhan hati Fatimah Azzahra binti Muhammad Rasulullah s.a.w. Perempuan inilah ‘katub penyeimbang’ dalam pembilahan besar di tubuh […]

Read the rest of this entry »

Dinasti

Dari manakah datangnya pemimpin dan tokoh dalam setiap masyarakat? Banyak cara orang menjelaskan bagaimana seorang pemimpin ‘tercipta’. Dalam satu cara pandang, pemimpin diyakini muncul karena dibentuk oleh lingkungan. Seseorang menjadi pemimpin karena ia memperoleh gemblengan dan pengalaman untuk memimpin. Kata cara pandang ini, pemimpin itu dibentuk, bukan dilahirkan. Cara pandang lain menganggap bahwa pemimpin hanya […]

Read the rest of this entry »

Dia Pahlawan, Sebab…

Tulisan ini adalah sebuah tribute untuk seseorang. Tulisan ini bisa terlambat, bisa pula terlalu awal. Mungkin seharusnya tribute ini ditulis pada tanggl 6 Juni. Mungkin malah seharusnys ditulis lebih awal pada 1 Juni. Namun mungkin terlalu dini ditulis sekarang, sebab bisa jadi, tribute ini seharusnya ditulis tanggal 17 Agustus. Tanggal-tanggal itu penting, sebab orang yang […]

Read the rest of this entry »

Bidadari itu…

Bagaimanakah cara teragung untuk menghayati kehadiran? Apakah kehadiran itu sendiri? Ataukah ketiadaan yang membuat kita tahu betul arti sebuah kehadiran? Kalau ketiadaan adalah cara teragung untuk menghayati kehadiran, saya yakin bahwa diri saya sangat beruntung, sebab Sang Maha Kuasa memberi saya kesempatan untuk menghayati keagungan cinta seorang Ibu, dengan memanggil Ibu saya pulang ke-haribaan-Nya agak […]

Read the rest of this entry »