Abdul Gaffar Karim

Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Search Results

Tujubelasan

Aku mengenalnya sebagai Pak Undan. Dia seorang tentara, kalau tidak salah berpangkat kopral kepala di sebuah Koramil, di kecamatan tempat Bapakku bertugas sebagai camat. Ini kecamatan yang agak-agak rawan, karena PPP sangat kuat di sini. Bapakku yang adik kandung Ketua DPD PPP malah membawa misi untuk memenangkan Golkar di sini. Nah, Pak Undan ini tipe […]

Baca selengkapnya »

Diskon Teladan

Bung Karno adalah seorang ideolog dan pemimpin politik yang flamboyan. Konon dia tak segan-segan merapikan dasi seorang wartawan istana saat menghadiri acara penting kenegaraan. Dalam kunjungan ke Amerika Serikat, BK sempat-sempatnya “menegur” cara berbusana Menhan AS Charless Wilson. BK membetulkan dasi Wilson sambil mengatakan bahwa komposisi warna baju dan dasinya kurang pas. Pak Harto, sang […]

Baca selengkapnya »

Tahun yang Capedeh

Bung Karno pernah menyebut tahun 1964 sebagai tahun vivere pericoloso (hidup di ambang bahaya). Pidato kenegaraannya yang amat bergelora pun ia beri judul “Tahun Vivere Pericoloso (TAVIP)”. Jangan heran, banyak orang yang lahir tahun 1964 diberi nama “Tavip” oleh orang tuanya. Banyak orang terinspirasi oleh pidato yang sekali lagi menegaskan bahwa ‘revolusi Indonesia belum selesai..!!’ […]

Baca selengkapnya »

Plutokrasi: Politik Para Tajir

Akhirnya, yang dihebohkan publik selama beberapa minggu ini mulai menemukan titik klimaksnya. Senin (19/5), dua pasangan capres-cawapres dideklarasikan pada publik. Di Gedung Joang 45, Joko Widodo dan Jusuf Kalla dideklarasikan sebagai pasangan capres-cawapres oleh PDIP dengan dukungan Nasdem, PKB dan Hanura. Di Gedung Polonia, giliran Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa dideklarasikan sebagai pasangan capres-cawapres oleh […]

Baca selengkapnya »

Tragedi, Buat Siapa?

Lengsernya seorang Presiden, tentu bukan fenomena biasa. Tanpa bermaksud membeda-bedakan manusia karena jabatannya, namun pemecatan seorang Kapolsek karena kasus pungli, misalnya, pastilah punya skala sebab dan akibat yang jauh lebih kecil daripada terjungkalnya Presiden RI. Lengsernya Bung Karno karena kudeta inkremental, Pak Harto karena rapuhnya pondasi kekuasaan di penghujung 1990an, dan Gus Dur karena konflik […]

Baca selengkapnya »

Pemimpin Muda

Dua tahun lagi Pilpres. Kita semua tahu itu. Siapa saja calon-calon presiden yang akan memeriahkan pesta 2014 itu? Jika orang ditanya tentang hal ini, mungkin banyak yang bisa menjawab mudah: Ada Prabowo Subianto, ada Wiranto, ada Aburizal Bakrie, mungkin juga ada Jusuf Kalla, Megawati barangkali, atau bisa Ani Yudhoyono. Kira-kira begitu. Lalu orang mungkin akan […]

Baca selengkapnya »

Jika Bukan NKRI

Hari Minggu yang lalu, di pelosok selatan bumi Yogya, mobil saya tertahan tak bisa berjalan lancar di depan sebuah balai desa. Di lapangan seberang balai desa rupanya sedang ada keramaian, sehingga jalan tak lebar yang membentang di antara kedua tempat itu jadi penuh sesak. Keramaian itu adalah bagian dari penyambutan terhadap Hari TNI tanggal 5 […]

Baca selengkapnya »

Mengayomi Presiden

SMS itu mengejutkan saya. Dikirim dari nomor HP Singapura entah milik siapa, SMS itu mengancam akan membongkar keterlibatan SBY dalam skandal Bank Century. Isinya mudah diduga cuma fitnah yang ngawur dan asal-asalan. Tapi yang lebih mengejutkan adalah reaksi SBY. Sore hari, Senin 30 Mei, saya tertegun di depan layar TV. Sebuah stasiun TV menyiarkan Sang […]

Baca selengkapnya »

Pancasila dan Pemaknaan Sejarah

Suatu hari di pertengahan Maret 1957, pimpinan PNI datang menghadap Bung Karno (BK) di istananya yang megah itu. Para pimpinan PNI ini meminta dukungan BK untuk kembali ke UUD 1945, dan meninggalkan UUDS 1950 yang saat itu berlaku dengan sistem parlementer di dalamnya.

Baca selengkapnya »